Kenapa Nonton Drakor Bikin Lapar?

Hari ini kembali lagi dengan topik seputar kokoriyaan dari tantangan menulis di grup drakor dan literasi. Topik hari ini merupakan topik ke-8: Makanan Korea yang sudah dicoba/favorit. Topik seputar makanan ini sudah jelas merupakan efek tidak langsung dari akibat menonton drama Korea yang selalu banyak menunjukkan kegiatan masak ataupun makan bersama yang selalu terlihat sangat menggugah selera.

Di Chiang Mai ada beberapa restoran Korea, tapi saya selalu ke restoran yang sama setiap ingin makan makanan Korea. Alasannya sederhana, karena dekat dari rumah dan orangnya ramah. Waktu pertama kali ke restoran Korea, saya tidak tahu ukuran porsi makanannya.

Untungnya, pemilik restoran yang orang Korea asli mengerti ketidaktahuan kami dan mengingatkan kalau pesanan kami terlalu banyak dan tidak akan bisa dihabiskan dengan jumlah orang yang datang. Ketika makanan datang, dia juga menjelaskan bagaimana harus menikmati makanan Korea. Oh ya, waktu itu saya belum jadi pemirsa drama Korea, jadi ya nama makanannya pun selalu lupa, cuma ingat gambarnya, hehehe.

Sebenarnya saya sudah pernah menuliskan tentang makanan Korea yang pernah saya cicipi. Saya juga sudah pernah menuliskan perbandingan mi instan ramyun Korea dengan mi Instan lainnya yang bisa saya beli di Chiang Mai. Keisengan mencoba menu hanya bisa dilakukan kalau pergi ramai-ramai karena porsinya besar. Tapi hanya ada satu jenis makanan yang paling sering saya pesan kalau pergi sendiri/berdua dengan Joe saja.

Bimbimbap

Makanan Korea yang paling sering saya makan itu  bibimbap (비빔밥).  Saya suka karena isinya selain nasi dan banyak sayur, ada dagingnya juga dan telur. Ada perasaan sudah makan lengkap karbohidrat, protein dan serat semua jadi satu. Makannya juga dengan sambal ala Korea yang dikenal dengan nama gochujang (고추장) dan diaduk sebelum makan. Sambal Korea ini rasanya selain pedas juga manis dan gurih. Kalau tidak mau pedas, ya sambalnya jangan diaduk kebanyakan.

Setelah menonton sekian banyak drama Korea, saya mulai melihat kalau bibimbap itu aslinya tidak selalu ditata sedemikian indahnya dan tidak selalu isinya sama. Intinya sih nasi campur sisa sisa apa aja yang ada dikulkas dan dikasih kimchi dan sambal gochujang. Saya ingat, seringnya mereka makan dari baskom besar dan disendokin rame-rame dari baskom besar itu. Kenikmatannya sepertinya dari kegiatan makan bersamanya hahaha.

Dalam setiap tayangan drama Korea, hampir selalu ada bagian di mana mereka menikmati makanan. Menu-menu makanannya yang disajikan bahkan sekedar ramyun instan atau makanan dari mini market sekalipun bisa bikin saya merasa lapar setelah selesai menonton drama Korea. Kegiatan masak untuk drama yang tokohnya seorang chef seperti “Chocolate” juga sama saja bikin lapar.

Beberapa penempatan produk berupa iklan juga sering membuat merasa ingin makan juga. Misalnya saja, ketika melihat drama “Goblin”, “Crash Landing on You” atau “The King Eternal Monarch”, saya jadi sering ingin makan ayam goreng tepung. Setelah selesai nonton “Dinner Mate”, saya ingin makan pizza dengan pinggiran yang penuh keju. Satu lagi yang paling sering, saya sering ingin beli sandwich di Subway selesai nonton drama di mana mereka makan di Subway. Padahal semua itu bahkan bukan khas makanan Korea!

Kegiatan makan bersama keluarga, rekan dan sahabat sambil ngobrol memang kegiatan yang menyenangkan. Yang juga bikin lapar melihat tokoh-tokoh yang ada dalam drama berlomba makan dengan lahap seperti di “Hospital Playlist“. Kegiatan masak yang menunjukkan detail pembuatan makan dari awal juga sama saja bikin lapar.

Walaupun tokoh-tokoh dalam drama terlihat makan banyak, mereka tidak jadi gemuk. Sedangkan saya, kalau makan kebanyakan pasti deh langsung jadi lemak, hehehe. Jadi ya, walaupun merasa lapar, tidak bisa juga sering-sering memesan makanan seperti yang ada di dalam drama, kecuali ketika berkumpul bersama dengan teman-teman dan keluarga.

Nah, kalau mau tau lebih banyak cerita seputar makanan Korea dan apa yang menjadi favorit, bisa baca juga cerita teman-teman saya tentang pengalaman mereka mencoba makanan Korea. Ada yang bahkan pernah mencoba langsung di Korea loh!

  1. Gita sudah nyobain banyak banget jenis makanan Korea, daftarnya hampir lengkap deh.
  2. Rijo bilang kimchi menjadi penentu makanan di restoran Korea itu enak atau tidak, dan ini referensi didapatkan langsung dari orang Korea, mereka bahkan pernah bikin Kimchi loh.
  3. Alienda seleranya masih selera nusantara, tapi tetap juga mencoba berbagai makanan Korea mulai dari Kimchi sampai Tteokbokki.
  4. Rian mencoba makanan Korea juga gara-gara drama Korea yang isinya membahas makanan berjudul “Let’s Eat”, ya jelaslah ya, judulnya aja udah ngajak makan hehehe.
  5. Lala menceritakan makanan Korea yang cocok dan gak cocok di lidahnya.
  6. Ima malah pernah kulineran di Korea, sayangnya sebelum jadi drakorian, jadi belum punya referensi, hehehe.

Kalau Kamu pernah makan makanan Korea? Ada rekomendasi makanan favorit?

6 thoughts on “Kenapa Nonton Drakor Bikin Lapar?”

    1. kalau pedas-pedas aku dah ga kuat euy. sesekali aja paling beli makanan Korea, kalau bikin blum pernah hehehehe

  1. Sangat kaya! Hidangan yang paling terkenal di dunia, adalah “kimchi”. Saya pikir hidangan di negara itu kebanyakan dimasak, dibumbui, direbus, atau dikukus. Saya pikir tidak ada kentang gorengan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.