Game “Human Resource Machine” dan “7 Billion Humans”

Dari dulu, yang suka main game di rumah kami itu Joe, walaupun dia bukan pemain game serius yang tidak bisa berhenti main game. Saya pernah suka main game The Sims, tapi sudah lama pensiun main game karena kalau sudah mulai main saya susah berhenti.

Game yang sering dipilih Joe seringnya tipe puzzle. Salah satu game yang paling jadi favoritnya Seri Game Professor Layton. Game Professor Layton ini tipenya ada cerita misterinya dan juga memecahkan persoalan dengan berpikir komputasi.

Salah satu game yang juga pernah dimainkan Joe namanya Human Resource Machine. Game ini menggunakan konsep pemrograman sederhana dan menggunakan animasi yang lucu.

Contoh Puzzle Human Resource Machine

Inti permainan dari game ini adalah membuat program yang akan dieksekusi oleh seorang pekerja (mengambil sesuatu dari Inbox, memproses, meletakkan di outbox).

Contoh cara menyelesaikan game Human Resource Machine

Game Human Resource Machine ini sebenarnya sudah lama tidak dimainkan Joe. Saya ingat bulan Juni tahun 2016, Joe pernah memposting di FB nya tentang game ini.

Tahun 2016, Jonathan main Human Resources Machine di kertas

Bulan Juni, 2016 berarti Jonathan umurnya belum sampai 6 tahun. Jonathan senang melihat Joe bermain dan pengen ikut main. Tapi karena mainannya semakin lama semakin kompleks dan dia belum bisa main, akhirnya dia kepikiran untuk menciptakan mainannya sendiri.

Jonathan menggambar gamenya di kertas, membuat “program” nya sendiri dan dieksekusi sendiri instruksinya di atas kertas. Lalu kadang-kadang Jonathan akan meminta Joe membuatkan “program” dan dia mencoba untuk mengeksekusi di atas kertas.

Kalau dulu, Jonathan yang selalu melihat dan ingin ikutan main game yang dimainkan Joe. Sekarang, Joshua juga ikutan pengen main. Belakangan ini, Joshua lagi senang mencoba main game “Human Resource Machine”. Sebenarnya Josua belum mengerti cara main, tapi dia senang membaca ceritanya.

Sekarang, Joshua masih agak lebih muda sedikit umurnya dibanding Jonathan saat itu. Joshua masih baru mempelari game ini. Tapi karena Joshua suka dengan ceritanya, dia jadinya senang mencoba bermain dan selalu meminta Jonathan membantunya.

Terkadang, lucu melihat kelakuan mereka. Joshua akan mencari-cari di mana Jonathan dan ngomong, “Jonathan, can you help me to play this game?” Lalu mereka terlihat sangat serius menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

main game bareng

Saya senang melihat mereka bisa akur mainnya. Biasanya yang terjadi rebutan mainan atau Joshua selalu mengacaukan mainan yang sedang dikerjakan Jonathan. Terkadang, Joshua tidak suka kalau Jonathan melihat layarnya ketika dia bermain. Tapi untuk mainan kali ini, Joshua yang membutuhkan Jonathan, jadilah mereka bisa main bareng dengan tenang.

Tahun 2018, Joe menemukan game kelanjutan dari Human Resource Machine yang bernama 7 Billion Humans dari perusahaan yang sama: Tomorrow Corporation.

Melihat Joshua main Human Resource Machine, Jonathan jadi ingat untuk mencoba main 7 Billion Humans. Mungkin nantinya kalau Jonathan sudah selesai main 7 Billion Humans, Joshua juga akan tertarik untuk main.

Pertanyaan untuk diri sendiri: saya kapan ikutan main game-game yang dimainkan Joe dan anak-anak? Rasanya kadang pengen main, tapi juga ada perasaan khawatir tidak bisa berhenti (ah alesan saja ya).

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.