All my life, You have been so, so good

Sejak dua minggu lalu di gereja, salah satu lagu pujian yang dinyanyikan adalah Goodness Of God, ini lagu pujian yang relatif baru (2019). Ada bagian lirik yang sangat berkesan bagi saya yang saya renungkan di ulang tahun ini:

All my life You have been faithful
All my life You have been so so good
With every breath that I am able
Oh I will sing of the goodness of God

Goodness Of God

Saya merasa bersyukur atas kebaikan Tuhan di hidup saya, dan juga keluarga saya. Walau juga masih sering merasa malu karena sering kali belum bisa selalu menjadi orang Kristen yang baik.

Lanjutkan membaca “All my life, You have been so, so good”

Kemarin, Sekarang dan Besok

the courage to be disliked, ichiro kishimi quote

Salah satu buku yang selesai saya baca tahun ini adalah buku Ichiro Kishimi yang berjudul The Courage To Be Disliked atau diterjemahkan menjadi Berani tidak disukai. Judulnya memang kontroversial ya, tapi ternyata saya menemukan banyak hal dalam buku ini sedikit banyak sudah saya terapkan.

Tulisan penutup tahun kali ini bukan review buku, tapi cuma mau curcol saja kenapa saya suka dengan apa yang diperkenalkan oleh buku ini. Buku ini bukan buku untuk menjadi musuh semua orang. Judulnya berani tidak disukai ini lebih mengarah kepada kenali diri sendiri dan tidak usah mikirin apa yang bukan menjadi urusanmu.

Kutipan yang hari ini saya ambil dari buku Ichiro Kishimi tentang waktu sekarang.

“Since neither the past nor the future exist, let’s talk about now. It’s not yesterday or tomorrow that decides it. It’s here and now.”

Ichiro Kishimi, The Courage To Be Disliked: How to free yourself, change your life and achieve real happiness

Menurut buku ini, bukan hari kemarin atau hari besok yang menentukan, tapi hiduplah di saat ini.

Lanjutkan membaca “Kemarin, Sekarang dan Besok”

Merencanakan Masa Depan

Saat ini usia saya masih di awal 40an, seharusnya masih jauh dari masa pensiun, masih belasan atau puluhan tahun lagi dari usia pensiun. Kalau melihat dari keluarga Ibu saya: dulu kakek nenek umurnya panjang, tapi Ibu saya dan semua saudaranya umurnya tidak sampai 70 tahun bahkan yang termuda sudah meninggal di usia 50an tahun.

Bapak saya masih sehat, dan saudara-saudaranya berumur panjang. Mamanya Risna sampai saat ini juga masih sehat, sedangkan papanya sudah mendahului 12 tahun yang lalu.

Sama seperti saya mempersiapkan diri masalah backup data, saya juga mempersiapkan diri untuk berbagai hal di masa depan. Persiapannya berupa: berusaha memperpanjang usia, membuat kenangan, dan mempersiapkan dana.

Lanjutkan membaca “Merencanakan Masa Depan”

Kenapa Kita Butuh Tujuan dari Diri Sendiri

Tulisan hari ini semi curcol, diawali dengan perasaan kekaguman dengan seorang paman saya yang ternyata selama ini sudah mengumpulkan berbagai tulisan dalam bentuk blog. Kalau saya sepertinya punya banyak blog, paman saya ini punya lebih banyak lagi.

Walau ada banyak, blognya bukan blog random seperti saya. Semuanya ada tema dan topiknya yang menggambarkan dengan jelas apa sih motivasi/ tujuan/ dan harapannya dari setiap blog yang dikerjakan tersebut.

Dengan keterbatasan waktu, tenaga, maupun koneksi internet yang ada, paman saya mengumpulkan berbagai informasi yang menurutnya berharga untuk didokumentasikan dan dilestarikan. Mungkin ada yang berpikir mengumpulkan itu mudah. Tapi menurut saya, mengumpulkan informasi lalu menyajikannya kembali bukan pekerjaan mudah untuk seseorang yang memulai kegiatan tersebut saat sudah di atas 50 tahun.

Dari berbagai blog paman saya itu, dengan jelas terlihat apa yang membuat dia tetap melakukannya. Walaupun mungkin tidak selalu ada yang memberikan semangat, tapi paman saya tetap melakukan apa yang memang dia melakukan.

Oh ya cerita apa saja yang dilakukan paman saya bisa dibaca di tulisan sepupu saya DIP ini ya.

Berikut ini kesimpulan saya dari melihat hasil pekerjaan paman saya yang pastinya punya tujuan dari dirinya sendiri.

Lanjutkan membaca “Kenapa Kita Butuh Tujuan dari Diri Sendiri”

Perdamaian Itu Dilakukan

Saya baru tahu, kalau tanggal 21 September itu setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Perdamaian Internsional. Hari ini ditetapkan di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak tahun 1981.

Sudah 40 tahun ya, dan saya baru tahu sekarang. Terimakasih untuk Kelas Literasi Ibu Profesional (KLIP) yang membuat tema ini menjadi tantangan buat dituliskan minggu ini.

tema menulis perdamaian
Tema Tantangan Menulis: Hidup Bersama Dengan Damai
Lanjutkan membaca “Perdamaian Itu Dilakukan”

Kisah Maria dan Marta, Memilih yang Esensial

Tulisan hari ini melanjutkan tentang Kisah Maria dan Marta dari tulisan di. Instagram. Saya upload dan salin ulang dari Instagram ke blog untuk memudahkan membacanya.

Lanjutkan membaca “Kisah Maria dan Marta, Memilih yang Esensial”

3 Bahan Bakar dalam Hidup: Waktu, Tenaga dan Uang

Antara Tenaga, Waktu dan Uang

Beberapa hari lalu, saya menghadiri sharing session via Zoom bareng teman-teman masa kuliah. Karena cerita utamanya terlalu panjang, saya akan menceritakan sebagian-sebagian saja. Bagian pertama membahas 3 bahan bakar dalam hidup.

Bahan bakar ini adalah segala bahan yang bisa diubah menjadi energi/tenaga. Namanya sumber energi, tidak semuanya bersifat tidak terbatas, malah kebanyakan sumbernya terbatas.

Dalam hidup ini, kita mempunyai 3 sumber energi: Uang, Waktu dan Tenaga Fisik. Tahukah kamu, kalau sumber energi yang paling murah itu adalah uang?

Lanjutkan membaca “3 Bahan Bakar dalam Hidup: Waktu, Tenaga dan Uang”