Mencoba Laundry Otomatis di Chiang Mai

Cerita 17 Agustus tahun ini di Chiang Mai berbeda dengan cerita tahun-tahun sebelumnya. Berhubung penyebaran Covid-19 belum terkendali lagi, kami tidak bisa berkumpul dengan teman-teman Indonesia di Chiang Mai. Jadilah hari ini menjadi hari yang hampir tak ada bedanya dengan hari-hari lain di rumah saja.

Berhubung lagi musim hujan, udara beberapa hari ini terlihat mendung. Saya memutuskan untuk mencoba memakai mesin pengering yang lokasinya tak jauh dari rumah.

Sebenarnya di tempat itu tersedia juga mesin cuci selain mesin pengering, tapi ya daripada berlama-lama menunggu, lebih baik cuci di rumah lalu dikeringkan di mesin pengering.

Oh ya, walau sudah sering melihat beberapa tempat seperti ini, tapi hari ini adalah kali pertama saya benar-benar masuk dan melihat cara kerja mesin-mesin cuci kering ini.

Lanjutkan membaca “Mencoba Laundry Otomatis di Chiang Mai”

BTS Meal di Thailand

Cerita hari ini bukan karena saya Army penggemar BTS ataupun karena saya dibayar sama McDonald.

Kami membeli BTS Meal karena beberapa alasan mulai dari iseng, penasaran dan memang butuh makan siang.

Saya penasaran dengan fenomena BTS Meal yang antriannya sangat ramai beberapa waktu lalu di Indonesia. Pengen tahu juga apa saja sih isinya dan kenapa harga bungkusannya saja bisa dijual mahal online.

Bertanya-tanya juga, apakah fenomena yang sama ada di Chiang Mai? Tadi udah siap-siap kalau antriannya panjang, ya memilih beli yang lain saja.

Lanjutkan membaca “BTS Meal di Thailand”

Joshua Jadi Guru

Sejak kecil, Joshua suka sekali menulis di papan tulis. Dari mulai tulisannya masih besar-besar dan selalu hanya menulis alfabet, sampai sekarang di umur 6 tahun, dia bisa menulis kecil dan juga menggambarkan hal-hal yang katanya sih desain sesuatu.

Dari mengisi buku pelajaran matematikanya, dia juga suka membuat pertanyaan yang sama dituliskan di papan tulis. Kemudian dia akan meminta saya atau papanya mengisinya.

Lanjutkan membaca “Joshua Jadi Guru”

Paket Harta Karun!

Hari ini saya mau cerita singkat saja, tentang kiriman yang datang dari Indonesia. Isi utamanya harta karun yang sempat tertunda karena adanya PPKM di Jakarta.

Paket Utama

Alkisah, setelah sekian lama tidak merasa butuh apapun dari Indonesia, kami kembali merindukan 2 hal: Indomie Kari Ayam dan Meses Ceres.

Biasanya, kalau ada yang datang dari Indonesia, dan bertanya mau dibawain apa, saya akan menjawab: Kalau gak keberatan mau dibawain Indomie dan Ceres.

Paket utama dari indonesia
Lanjutkan membaca “Paket Harta Karun!”

Hidup Tanpa Bajakan, Dimulai Dari Niat

Bulan Agustus ini, dengan semangat kemerdekaan RI, Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog mengangkat tema “Budayakan Hidup Tanpa Bajakan”. Saya ingat, tema ini saya usulkan karena merasa prihatin dengan penyebaran konten digital bajakan yang sangat mudah sekali dilakukan.

Melalui tulisan ini, saya ingin mengingatkan dan mengajak kembali kepada para mamah dan pembaca sekalian untuk memulai hidup legal tanpa bajakan dengan cara mulai dari niat dan dari diri sendiri.

mamah gajah ngeblog
Lanjutkan membaca “Hidup Tanpa Bajakan, Dimulai Dari Niat”

Yay, Sudah Beres Vaksin 2 Dosis

Cerita hari ni melanjutkan cerita bulan lalu. Setelah pada bulan Juli kami mendapatkan vasin Sinopharm dosis pertama, kemarin tanggal 8 Agustus 2021, kami mendapatkan vaksin Sinoprham dosis ke-2.

Setelah divaksin 2 dosis, kami mendapatkan sertifikat vaksin dan berharap bisa membantu membentuk herd immunity.

Walaupun ada saja yang bilang vaksin tidak efektif, kurang efektif, tetap begini dan begitu. Namanya prokes tentu saja akan tetap dilanjutkan.

Memilih untuk divaksin merupakan salah satu kontribusi untuk membebaskan dunia dari pandemi Covid-19.

Lanjutkan membaca “Yay, Sudah Beres Vaksin 2 Dosis”

Hari Rabu, 5 Agustus 2009

Saya masih ingat 12 tahun lalu. Hari itu, hari baru berganti ke hari Rabu. Sekitar 10 menit setelah pergantian hari, saya kehilangan bapak saya, setelah beberapa waktu di rawat di rumah sakit.

Setelah beberapa hari mengalami roller coaster emosi, antara merelakan bapak pergi dan tidak, akhirnya saya menyerahkan yang terbaik pada Tuhan.

Tahun lalu, saya sudah menuliskan juga tentang hal ini. Sebenarnya tahun ini tidak ingin menuliskannya lagi karena tidak ingin merasakan kesedihan yang sama lagi, tapi… akhirnya saya memutuskan tetap menulisnya untuk mengingat bapak saya.

Lanjutkan membaca “Hari Rabu, 5 Agustus 2009”