Ngeblog Yuk!

Tulisan seputar blog sudah sering kami tuliskan di sini, tapi gak ada salahnya topik ini dituliskan berkali-kali. Banyak teman-teman saya yang dulu rajin ngeblog, sekarang ini sudah gak ngeblog dengan berbagai alasan. Alasan yang paling sering adalah: gak tau mau nulis apa.

Sejak ngeblog rutin hampir tiap hari sejak akhir 2018, saya juga sering gak punya ide mau nulis apa. Padahal ada banyak sekali hal yang ingin diceritakan pada dunia. Tapi dengan bertanya ke beberapa orang, akhirnya sejauh ini hampir tiap hari ada yang saya tuliskan.

Terkadang saya pikir, aduh ntar orang-orang bosan kali ya membaca tulisan saya tiap hari. Atau terkadang saya pikir: kayaknya topik soal ini sudah pernah dituliskan. Tapi kalau diperhatikan, bahkan situs berita online saja, jaman sekarang ini terutama untuk berita yang sedang jadi topik hangat akan mengulang 80 persen teks beritanya dan menambahkan sekitar 20 persen informasi tambahan, yang mana 5 persennya sudah tercakup di judul. Jadi tidak ada yang salah dengan mengulang topik, selama ada hal yang baru di dalamnya.

Apa saja sih yang bisa dituliskan di blog? Ya sebenarnya bisa apa saja. Sekarang ini, kalau ada hal yang ingin kita pertanyakan, reflek pertama adalah mencari tau di internet. Pertanyaan-pertanyaan kita tidak selalu terjawab di situs resmi dari produk misalnya terkait produk tertentu. Kadang-kadang blog atau forum tanya jawab sering jadi sumber informasi juga terutama misalnya mencari review dari suatu produk.

Kita bisa menuliskan sekitar kota kita, apa saja tempat wisata yang kita sudah kunjungi, mulai dari harga tiket masuk, promosi yang ada sampai informasi apakah tempat itu bisa nyaman untuk yang bawa stroller atau kursi roda. Lalu kira-kira tempat itu ada menyediakan makanan apa saja dan kisaran harga berapa.

Selain informasi tempat wisata, kita bisa juga menuliskan warung makan favorit keluarga kita. Iya warung makan juga boleh di tuliskan kok, ga harus restoran mahal yang udah punya nama. Sukur-sukur warung makan itu jadi ramai dan kita bantu penjualnya dapat rejeki lebih dan jadi hits.

Kita bisa menuliskan pengalaman kita ketika mengurus surat-surat penting, bisa juga menuliskan review kinerja dari petugas tempat pembuatan surat-surat tersebut, sekalian tuliskan kritik dan saran juga bisa, siapa tahu bos nya baca kritik dan saran kita dan jadi masukan untuk kemajuan lembaga tersebut. Kritik dan saran tetap memperhatikan kaidah jangan sampai ada yang merasa pencemaran nama baik ya.

Menuliskan tulisan yang super lengkap memang butuh effort, tapi kadang-kadang sebelum tulisan menjadi lengkap ya dimulai dengan informasi yang penting-pentingnya. Kalau mau menulis blog gak harus super lengkap, tuliskan saja fakta apa yang kita tahu. Kalau kita tidak tahu pasti nanti bisa jadi itu rumor dan tau-tau berkembang jadi hoax.

Kalau nulis curhat boleh gak di blog? ya ini sih terserah saja ya, kalaupun curhat ya dibatasi tetap memperhatikan UU ITE dan juga jangan terlalu banyak informasi pribadi dituliskan di blog. Jangan lupa, kalau tulisan di blog bisa dibaca siapa saja. Kalau misalnya curhat soal bos di kantor dan tau-tau bos baca gimana hayo!

Selain hal-hal seputar kita, lebih baik lagi kalau punya blog dengan topik tertentu. Nah kalau memang punya keahlian bidang tertentu dan dituliskan seperti masak, kerajinan tangan, berbagi tips jalan-jalan nah itu semua bisa jadi malah jadi sumber penghasilan nantinya. Misalnya nih, Joe nulis soal keisengannya ngoprek sesuatu, terus ada yang butuh orang dengan keahlian tersebut, nah jadilah dapat kerjaan ekstra kan.

Saya gak bilang ngeblog itu selalu akan jadi uang ya, tapi kalau mau fokus ngeblog untuk menghasilkan uang juga bisa. Ada banyak penulis yang berawal dari ngeblog ataupun blogger profesional sekarang ini.

Berbagi informasi yang memang kita tahu secara pasti lebih baik daripada berbagi informasi hasil gunting tempel dari orang lain. Jadi, dengan semangat berbagi informasi yang benar, ngeblog yuk!

Mencetak lewat WiFi dan Tips Mencetak Dua Sisi di Epson L3150

Lanjutan cerita eksperimen dengan printer EPSON L3150 yang bisa mencetak dari WiFi. Pertama, untuk bisa mengirimkan perintah mencetak dari HP android, kita harus menginstal aplikasi Epson iPrint dari Google Play. Dengan menginstal aplikasi ini kita bisa membuka dokumen atau foto yang ingin dicetak. Kita juga bisa mengirimkan perintah scan dan mendapatkan hasil scannya langsung di handphone.

Nah kalau kita mau mencetak file PDF yang dibuka dengan aplikasi lain, dan ingin mengirimkan perintah cetaknya langsung dari aplikasi tersebut, kita harus menginstal Epson Print Enabler dari Google Play.

Mencetak dari handphone memang terasa sangat mudah, tapi ternyata ada banyak fitur yang tidak tersedia kalau untuk mencetak dokumen dengan halaman banyak. Biasanya dulu saya suka mencetak dua sisi dan ada pengaturan ketika dokumen selesai dicetak, semua sudah tersusun rapi dari depan ke belakang. Dilema mencetak dari handphone, tidak ada pilihan untuk reverse printing ataupun tidak ada pilihan untuk mencetak dua sisi.

Kelemahan lain, untuk mencetak langsung ke range halaman tertentu dari aplikasi Epson iPrint, kita tidak bisa mengetikkan langsung nomor halamannya. Jadi kita hanya bisa memilih tanda tambah dan kurang sampai ke halaman yang diinginkan. Hal ini tentunya tidak nyaman sama sekali.

Pilihan dari menu pdf reader yang bisa dibuka dengan Epson Print Enabler lebih baik dari menu sebelumnya, kita bisa mengetikkan langsung nomor halaman yang diinginkan, tapi dari sini juga tidak ada pilihan mencetak 2 sisi ataupun mencetak halaman ganjil atau genap saja.

Ada banyak fitur yang sebelumnya sudah menjadi hal standar di printer Canon yang ternyata tidak ditemukan ketika mencetak lewat wifi. Di Linux, ada setting untuk mencetak 2 sisi, tapi entah kenapa ketika mencetak lewat wifi, biasanya akan ada pertanyaan untuk membalik halamannya. Kemarin kami mencoba beberapa kali, printernya tidak bertanya dan malah selalu ambil kertas yang baru.

Karena tidak punya laptop windows buat mencoba koneksi pakai kabel, dan udah keenakan ngeprint wireless, dicobalah mencari tahu gimana biar bisa mencetak dua sisi. Bahan yang mau dicetak lumayan banyak, kalau cuma mencetak 1 sisi, ga kebayang nanti hasilnya tebal sekali dan boros kertas. Mencetak wireless dari komputer Windows belum dilakukan, komputer Windowsnya lagi dipake nonton hehehe.

Percobaan berikutnya saya coba mencetak dari Macbook (dan masih via Wifi), lagi-lagi tidak bisa mengaktifkan setting mencetak 2 sisi. Tapi untungnya kali ini ada pilihan untuk mencetak halaman ganjil saja atau genap saja, dan bahkan ada pilihan untuk mencetak dengan urutan dari belakang ke depan.

Akhirnya saya mencoba mencari cara manual dengan memanfaatkan mencetak dengan pilihan ganjil saja atau genap saja. Ternyata cara manualnya tidak terlalu sulit dan perbedaanya kita harus memberi perintah cetaknya 2 kali, kalau kegiatan membalik kertasnya kan pasti harus dilakukan kecuali jenis printer canggih yang bisa membalik kertas otomatis.

Caranya:

  1. pilihan range halaman yang ingin dicetak
  2. set printer untuk mencetak halaman ganjil saja (odd only)
  3. ambil tumpukan kertas dari tray dan letakkan kembali di tempat kertas dengan halaman kosong menghadap ke kita
  4. set printer dengan range yang sama dengan nomor 1, lalu pilih mencetak halaman genap saja (even only)
  5. selesai dicetak semua sudah tersusun dengan halaman nomor kecil ada dipaling depan terurut ke belakang.

Perhatikan baik-baik, nomor halaman ganjil dan genap bukan berdasarkan nomor halaman dari page rangenya. Halaman 142 itu nomor genap, tapi ketika kita mencetak halaman ganjil justru yang akan dicetak itu adalah lembar pertama halaman 142, ketiga halaman 144, kelima halaman 146 dan seterusnya.

odd pages only

Ketika kita membalik tumpukan kertas, halaman yang tercetak pertama ada di bagian belakang. Nah ketika kita mencetak lagi dengan urutan halaman genap (lembar ke-2 itu halaman 143), maka secara tidak langsung kita mengurutkan lagi kertasnya dari nomor kecil ke nomor besar.

even pages only

Perhatikan juga, jangan sampai kita memilih setting ganjil genap ini 2 kali. Kalau kita sudah set dari dialog di aplikasi dokumennya (yang saya pakai adobe acrobat reader), saya tidak perlu lagi mengatur setting di printernya .

gunakan default setting untuk printer

Kesimpulannya:

Mencetak lewat wifi untuk printer EPSON L3150 dari HP Android walaupun memberikan kemudahan karena tidak harus membuka laptop/komputer, memiliki keterbatasan. Untuk mencetak sehari-hari yang jumlah halaman tidak banyak dan tidak perlu 2 sisi, kita bisa dengan mudah melakukannya dari HP.

Kalau aplikasi printer di laptop kita tidak support mencetak 2 sisi, kita tetap bisa melakukannya dengan sedikit langkah tambahan dan kalau sudah terbiasa, lama-lama jadi tidak terasa bedanya dengan printer yang memberikan opsi mencetak 2 sisi.

Mencetak tanpa kabel terhubung ke printer memang memberi banyak kemudahan dan mengurangi alasan menunda mencetak dokumen. Printer dibiarkan saja menyala dan pastikan kertas tersedia, setiap kali mau mencetak tinggal kirim perintah dari jauh dan ambil hasilnya ketika akan pergi.

Oh ya, satu hal kelebihan EPSON dibandingkan CANON yang kami miliki sebelumnya: walaupun sama-sama sistem inktank, berat dan ukuran printer EPSON ini lebih ramping dan lebih ringan dibandingkan CANON. Saya tidak tahu komponen apa di CANON yang bikin berat. Tapi ya, sejauh ini walaupun masih harus banyak coba-coba dan mengorbankan banyak kertas, saya cukup puas dengan printer EPSON L3150 ini.

Game Harry Potter: Wizards Unite

Game Harry Potter ini merupakan game terbaru dari Niantic pembuat game Pokemon Go. Karena belakangan mulai jarang main Pokemon Go, iseng deh coba liat Harry Potter. Tulisan ini isinya kesan pertama dari bermain Harry Potter yang baru diinstal beberapa hari. Belum eksplorasi banyak soal game ini, tapi sekilas udah bisa liat kemiripan game ini dengan Pokemon Go.

Secara garis besar, game ini sangat mirip dengan Pokemon Go. Ada banyak terminologi yang bisa diasosiasikan dengan Pokemon Go. Tapi menurut saya, game Harry Potter ini terlalu banyak informasi di awal dan terlalu banyak tulisan yang harus dibaca dan mungkin lebih cocok untuk pemain game yang biasa dengan game di PC. Buat saya yang main game cuma sekedar iseng, game ini agak bikin males mainnya, butuh waktu untuk memahami aturan permainannya. berbeda dengan saya, Jonathan dan Joe sudah lebih dulu main game ini, jadi sekarang ini saya banyak bertanya dengan mereka.

Saya sudah membaca semua buku Harry Potter dan menonton filmnya, tapi saya tidak bisa ingat informasi seperti materi pembuat tongkat sihir ataupun pola yang dibentuk ketika kita menyebutkan metode sihir tertentu. Di game Harry Potter ini kita seperti diajarkan tracing mengikuti pola sihirnya untuk membebaskan objek yang dikutuk yang disebut confoundable (seperti pokemon nya). Di game ini juga ada sejenis pokestop dan pokegymnya. Untuk membebaskan objek yang dikutuk kita harus punya sejenis bolanya yang disebut spell.

Kalau anda penggemar berat harry potter yang sangat mengingat pola-pola yang harus dibentuk dan nama-nama spell yang disebutkan, di dalam game ini ada banyak kata-kata yang mungkin mengingatkan isi bukunya walaupun buat saya ini jadi seperti permainan anak yang sedang belajar tracing lalu dikasih hadiah menempel stiker hehehe.

salah satu pola yang harus diikuti untuk magic spell

Selain terlalu banyak informasi yang harus dibaca, animasi dalam game ini juga sepertinya terlalu berat untuk di HP. Kadang ada kesan HP nya mau hang karena menunggu game dimuat. Tanpa mengerti tujuan mainnya, saya tau-tau sudah di level 5. Kalau di game Pokemon Go, rasanya naik level di awal bisa cepat tapi lama-lama semakin sulit naik level karena butuh point lebih banyak.

Tugas harian game ini juga terlalu banyak dan membutuhkan waktu lama. Misalnya tugas membuat potion: pembuatan potion ini membutuhkan waktu 1 jam lebih. Ya tidak harus ditunggu karena bisa saja aplikasinya ditutup dan akan selesai 1 jam kemudian. Tapi untuk yang langsung ingin melihat potionnya, ada pilihan untuk mengeluarkan koin supaya proses pembuatan potionnya bisa langsung selesai. Dalam banyak hal, game ini juga sepertinya terlalu banyak menawarkan untuk membeli koin.

Kesimpulannya buat saya sekarang ini game ini terlalu rumit dan jadi gak bisa dinikmati. Terlalu berat untuk HP dan untuk memenuhi target harian. Game Pokemon Go jauh lebih menyenangkan dan santai bermainnya.

Apakah saya akan berhenti langsung bermainnya? ya nggak juga sih, sesekali akan tetap di cek karena Joe dan Jonathan yang lebih dulu akan membaca informasi tentang game ini dan saya tinggal bertanya hehehe.

Musim Perbaikan

Hari ini saya istirahat dulu dari menuliskan tentang Bahasa Thai, mau cerita tentang suatu hal yang beberapa hari ini jadi topik dalam kehidupan. Mungkin bukan cuma kami yang alami dan siapa tau namanya lagi musim. Bukan baru kali ini sih, tapi sudah beberapa kali terjadi.

Saya perhatikan, secara berkala ada yang namanya musim di mana banyak benda rusak satu persatu dan butuh perhatian, entah itu harus ganti baru atau masuk ke bengkel. Musim ini saya sebut musim perbaikan dan keluar duit banyak. Beberapa benda yang masih ada garansi biasanya bisa diperbaiki tanpa biaya, tapi namanya garansi gak bersifat selamanya kan. Nah kalau masa garansi sudah lewat, kadang-kadang ya harus bayar biaya perbaikan, atau ya bahkan ada yang ga bisa diperbaiki dan harus ganti baru.

minggu lalu harus sewa mobil karena mobil nginep di bengkel, eh hari ini mobil perlu ganti batere

Saya ga ingat di mulai dari benda apa yang rusak, tapi hari ini mobil kami tidak bisa menyala, padahal baru juga di bawa ke bengkel untuk cek rutin minggu lalu. Pemeriksaan rutin ini termasuk periksa status batere. Karena penasaran, kami cek lagi sejarah perbaikan mobil dan ternyata ganti batere terakhir itu tahun 2016 November (dan sekarang sudah Juni 2019). Sebenarnya waktu beli baterenya sudah diberitahu kalau batere mobil itu perlu diganti sekitar 2 sampai 3 tahun, bisa lebih cepat kalau ada yang kelupaan dimatikan. Nah saya cukup yakin kalau tidak ada yang dibiarkan menyala di mobil, jadi sepertinya tanpa disadari sudah waktunya ganti batere.

Nah, waktu minggu lalu bawa mobil ke bengkel, ada beberapa hal yang juga perlu diganti. Bawa mobil ke bengkel ini kami usahakan rutin paling tidak 1 kali setahun, dan untuk tahun ini karena banyak kesibukan, baru dilakukan setelah 1 tahun lebih 2 bulan. Nah niatnya untuk ganti oli dan cek rutin saja. Eh ternyata brakepad dan beberapa hal di sekitar roda ada yang perlu diganti karena sudah membahayakan. Bersihkan AC mobil juga ada beberapa hal yang perlu diganti karema sudah sangat kotor akibat musim polusi. Biaya perbaikan jadi lebih banyak dari perkiraan semula. Tapi sekali lagi kami bersyukur, kami tau hal-hal tersebut sebelum terjadi kecelakaan. Kalau sampai kejadian rem gak bekerja, aduh jauh-jauh deh.

Ada untungnya juga baterenya baru sekarang di ganti, jadi biayanya gak terasa numpuk di minggu lalu hehehe. Tadi tukang bengkelnya bilang, waktu saya datang periksa, alat periksa batere mereka sedang rusak, dan mungkin mereka juga gak memperhatikan bahwa batere kami terakhir ganti sudah hampir 3 tahun lalu. Jadi ya, walau jadi ga bisa pergi pagi ini karena mobil tidak menyala, masih mending kejadiannya ada di rumah dan bukan sedang di luar rumah (ambil positifnya aja deh).

Waktu mau acara kumpul Indonesia, tadinya mau ngeprint sesuatu, eh printer ngadat. Minggu lalu saya bawa ke service, dan karena sudah tidak ada garansi, mereka mengenakan biaya yang cukup untuk beli printer baru. Nah kalau masalah begini, akhirnya kami memilih untuk membeli printer baru saja, sekalian supaya dapat garansi lagi. Printer tersebut sudah 2 kali masuk bengkel sebelumnya, tapi waktu itu masih dalam garansi jadi ya cuma repot untuk membawa dan mengambilnya saja, dan untungnya kejadiannya tidak ketika sedang ada kebutuhan mendesak. Masalah printer ini agak dilematis, karena katanya printer terlalu banyak dipakai ya cepat rusak, tapi kalau gak dipakai tiap hari tintanya bisa beku dan menumpuk di headnya dan mengakibatkan kerusakan juga. Tapi kalau gak butuh, masa kita buang-buang kertas buat ngeprint?.

tintanya masih banyak, tapi mati total dan biaya perbaikan sudah mendekati biaya beli printer baru

Nah masih berlanjut soal perbaikan, salah satu tuts piano elektronik kami juga suaranya kencang sendiri. karena sudah lewat masa garansi, kami juga harus membayar biaya perbaikan. Untungnya perbaikannya hanya dibersihkan saja bagian dalamnya dan tidak ada bagian yang harus diganti, biaya pembersihannya juga tidak seberapa dibanding harga piano hehehe. Perbaikan piano ini juga dilakukan setelah menunda sebulan lebih.

piano sedang dibersihkan

Masalah terkunci di kamar kemarin juga salah satu contoh musim kerusakan dan butuh perbaikan. Setelah terkunci itu, kami perlu mengeluarkan semua latch dari pegangan pintu putar yang ada di rumah, dan menambah magnet untuk membuat pintu bisa ditutup. Kursi kerja Joe yang rodanya patah juga salah satu hal yang akhirnya harus beli baru. Untungnya tapi kursi yang lama ternyata bisa diperbaiki oleh tetangga kami dan dengan biaya yang tidak seberapa kami jadi tetap bisa mempergunakan kursi itu.

Beberapa waktu lalu saya juga harus mengklaim garansi harddisk. Ada beberapa harddisk Joe yang rusaknya bergantian, untuk klaim garansi harddisk ini biasaya butuh waktu, jadi kadang-kadang ya harus punya harddisk untuk membackup data sementara harddisknya diklaim. Kalau ada benda yang butuh perhatian ekstra, rasanya jadi menambah kerepotan karena harus anter ke tempat perbaikan, tapi itupun ya harus dilakukan daripada selalu harus beli baru lagi.

Sekarang ini harusnya saya juga memanggil tukang bersihkan AC, sudah setahun lebih AC tidak dibersihkan dan mesinnya terdengar mulai bekerja keras. Tapi saya masih menunggu dulu, karena rasanya lelah berhadapan dengan perbaikan demi perbaikan. Semoga gak ada hal serius juga dengan AC hehehe.

Kadang-kadang sebenarnya wajar saja mengeluarkan biaya untuk perbaikan dibanding beli baru, tapi ya kalau semua terjadi dalam waktu berdekatan rasanya jadi lebih berasa berat. Mungkin ini kenapa orang tua saya selalu mengingatkan kalau ada rejeki ekstra jangan langsung dihabiskan, karena kita tidak tau ada masa di mana kita juga punya pengeluaran ekstra.

Ada gak sih cara menghindari perbaikan ini? ya sebenarnya sama saja dengan kita manusia, semua ada umurnya. Badan kita saja kalau gak cukup istirahat bisa sakit dan butuh istirahat. Semua mesin, atau benda yang dipakai itu ada masanya perlu dibersihkan atau diperbaiki. Kalau tidak bisa diperbaiki ya butuh diganti seperti baju yang kita pakai kalau terlalu sering di cuci juga akan cepat robek dan perlu beli baru. Akhirnya yang bisa dilakukan adalah memperpanjang masa pemakaian dengan memperhatikan cara perawatannya.

Kalau sudah waktunya untuk diganti, ya mau gak mau harus dganti. Setidaknya kalaupun ada biaya yang harus keluar, kami akan mencoba merata-ratakan dengan jumlah hari pemakaian dan menganggap itulah biaya perhari nya. Biaya-biaya seperti ini ada yang jenisnya mendesak harus dilakukan segera (urusan mobil ini contoh urusan yang harus dilakukan segera, kalau ga ada kenderaan jadi ga bisa kemana-mana dengan mudah), dan ada juga yang bisa ditunda (urusan bersihkan AC masih bisa ditunda asal jangan terlalu lama). Menunda perawatan bisa dilakukan asal jangan terlalu lama, kalau tidak dirawat, bisa-bisa biaya yang dikeluarkan akan lebih banyak lagi karena misalnya harus ganti beli baru. Untuk ini, kita harus punya yang namanya dana cadangan perbaikan.

Pelajaran dari musim perbaikan kali ini adalah:

  • rawatlah barang sesuai petunjuk pemakaian
  • selalu beli barang yang bergaransi (kalau memang ada pilihan garansi), dan perhatikan kondisinya menjelang masa garansi berakhir
  • pengecekan rutin diperlukan untuk mencegah terjadinya kerusakan lebih parah di saat kita sedang membutuhkan
  • selalu punya dana untuk perbaikan, terutama untuk hal-hal yang butuh perbaikan mendesak
  • selain benda-benda, perhatikan juga untuk cek rutin kesehatan, karena kesehatan kita pun butuh perhatian lebih daripada benda-benda itu
  • tetap bersyukur dan mencari hal positif dari setiap kerusakan yang terjadi.

Review: Domino Train Toy

Beberapa waktu lalu, Joe liat mainan domino train toy, terus tertarik beli. Seperti biasa, yang suka pengen beli mainan itu papanya, mamanya bagian melarang hehehe. Tapi pas Joshua liat, eh dia jadi belajar konsep membariskan dan menjatuhkan mainan. Mainan apa aja yang bisa diberdirikan dia susun berbaris, terus berusaha dia jatuhkan seperti efek menjatuhkan domino. Joshua gak spesifik minta mainan, tapi ya karena liat dia seneng mainan begitu, akhirnya saya setuju beli mainan Domino train toy ini.

balok-balok disusun seperti domino, terus dijatuhkan

Tanggal 4 Juni Joe pesan mainannya dari aliexpress, dan hari ini mainannya sampai. Jonathan dan papanya mencoba mainannya langsung. Train toynya tentu saja butuh batere supaya bisa jalan. Kepingan dominonya pesan yang 60 keping. Lumayan sih trainnya gak berisik. Menjalankan kereta dan menjatuhkan dominonya cukup fun, tapi memasukkan domino ke tray susunan kereta api nya harus satu persatu dan agak repot.

toy train menyusun domino
domino dijatuhkan

Joshua juga senang banget liat toy trainnya menyusun dominonya, tapi kadang dia ga sabar untuk menyusun dominonya ke dalam tray jadi dia memilih untuk memberdirikan sendiri dominonya, lalu menjatuhkannya. Dia juga menyusun dominonya berdasarkan warna yang sama, atau kadang menyusun dominonya seperti huruf dan angka.

Joshua udah mainan domino nya beberapa jam hari ini. Dia selalu begitu, kalau ada mainan baru rajin banget mengeksplorasi dan menciptakan sendiri apa yang bisa dilakukan dengan mainan itu. Sebenarnya salah satu alasan saya awalnya melarang membeli mainan ini adalah: kepingannya ada terlalu banyak, dan repot membereskannya. Tapi tadi sih, saya ajak beresin dia mau beresin. Ya semoga aja tetep begitu ya. Kalau Joshua gak beresin, papanya dah janji akan bantuin beresin hehehe.

Untuk mainan seharga sekitar 15 USD termasuk ongkos kirim, mainan ini cukup fun dan bukan cuma untuk Joshua, Jonathan, papa dan saya juga senang juga menyusun dominonya. Paling senang sih emang pas menjatuhkan dan kalau sukses semua jatuh tanpa berhenti.

Plusnya mainan ini bisa dimainkan sendiri atau sama-sama karena kepingannya cukup banyak. Untuk sekarang ini saya biarkan saja Joshua menyusun kepingannya tidak selalu bisa dijatuhkan sekaligus. Minusnya, mainan ini butuh waktu buat menyusun ke tray kereta, dan juga buat beresinnya hehehe.

Buku: The Wimpy Kid Do-It-Yourself Book

Buku Diary of Wimpy Kid ini belinya udah dari akhir tahun lalu di acara big bad wolf yang diadakan di Chiang Mai. Kami beli 1 set yang berisi 12 buku. Tapi karena bukunya untuk umur 9 tahun dan buku lainnya masih banyak, jadi saya simpan dulu. Nah karena sekarang Jonathan sedang liburan sekolah dan beberapa bulan lagi dia akan berumur 9 tahun, supaya gak main game terus-terusan, saya kepikiran mulai memberikan buku ini buat dia. Tentunya sebelum diberikan, saya perlu untuk melihat isi bukunya juga.

Sebelum mulai membaca buku ceritanya, saya terlebih dahulu memberikan buku versi DIY ini, tujuannya ya siapa tahu Jonathan jadi semangat juga untuk meniru bikin Jurnal bukan diary yang nantinya bisa jadi buku seperti ini hehehe. Lagipula walaupun libur sekolah, nulis Jurnal tiap hari kan jalan terus.

Buku ini cukup menarik dan memberikan banyak ide tentang apa saja yang bisa dituliskan dalam jurnal. Setiap kali buku ini menekankan walaupun judulnya Diary of Wimpy Kid, tapi buku ini bukan diary tapi jurnal. Menurut sudut pandang si anak penulis buku kalau diary itu lebih menceritakan masalah perasaan.

Ini salah satu contoh yang bisa dituliskan di dalam jurnal. Ada banyak bagian yang tinggal diisi. Saya juga jadi kepengen nulis langsung di buku ini, tapi sekarang saya cuma suruh Jonathan baca dan pilih mana yang mau dia tiru dan tuliskan di buku Jurnalnya. Oh ya, sudah beberapa bulan ini Jonathan kembali lagi menuliskan jurnalnya setelah dimarahin karena kelamaan libur nulis jurnal hehehe.

Contoh ide yang bisa dituliskan di dalam Jurnal

Ada banyak ide-ide di dalam buku ini yang terkadang hanya butuh memberi tanda ya dan tidak. Tapi ada juga bagian seperti memikirkan masa depan atau mengingat masa lalu. Intinya buku ini memberikan ide-ide apa saja yang bisa dituliskan di sebuah jurnal.

Halaman Predict Your Future ini mengajak anak membayangkan kira-kira di umur 30 tahun nanti dia akan menjadi seperti apa. Hal ini seperti menuliskan cita-cita dan harapan nantinya akan jadi seperti apa. Menurut saya, mungkin memikirkan jauh ke usia 30 tahun masih akan sulit untuk Jonathan, tapi buku ini juga bisa menjadi jembatan menceritakan papa mamanya seperti apa di usia 30 tahun, dan apa yang bisa dicapai atau diharapkan untuk seorang yang berusia 30 tahun. Saya juga bilang ke Jonathan, kita bisa memprediksi misalnya untuk 5 tahun ke depan kira-kira Jonathan inginnya seperti apa.

Bagian ini seperti menuliskan cita-cita

Nah ini contoh memikirkan masa lalu. Sejauh ini Jonathan sudah belajar juga sedikit tentang sejarah, baik itu sejarah dari cerita kehidupan orang jaman dulu, maupun cerita dinosaurus yang katanya hidup di jaman prasejarah. Bagian ini mungkin agak lebih sulit untuk sekarnag ini diisi, karena yang diingat Jonathan paling cerita mulai dia sekitar 5 tahun.

Bagian ini untuk mengingat masa lalu atau belajar sejarah

Hal lain yang bisa dituliskan dalam jurnal juga berupa komik. Untuk anak yang suka menggambar, mungkin cara bercerita dengan komik ini bisa dieksplorasi juga. Dibuku ini selai nada komik yang tidak selesai, yang mana kita bisa meneruskan sendiri kira-kira apa percakapannya, ada juga bagian kotak-kotak komik kosong yang bisa digambar sendiri.

Mengajak anak bercerita melalui komik

Selain ide-ide mengenai isi sebuah jurnal, di buku ini juga ada komik bergambar beberapa halaman, dan juga halaman kosong yang bisa diisi dengan apa saja. Buku ini cukup membuat Jonathan tertarik untuk meneruskan menulis jurnalnya. Hari ini misalnya Jonathan menuliskan cerita lucu mengenai bilangan romawi II yang di baca ay-ay captain.

Untuk buku ceritanya, saya baru baca sedikit buku pertamanya. Kalau sudah selesai nanti akan dituliskan terpisah. Tapi saya pernah baca review buku ini, bahasa yang digunakan kadang-kadang kurang baik, contohnya di bagian unfinished comic mengenai The Amazing Fart Police. Saya tahu kalau buang angin itu merupakan sesuatu yang terjadi secara natural oleh tubuh, tapi ketika dijadikan lelucon kadang tidak semua orang bisa menerima dan menganggap itu lelucon yang tidak lucu. Jadi ya kalau memberikan buku ini, kita orangtua harus sambil memberitahukan batas-batas bercanda ke orang lain supaya tidak sampai menimbulkan salah paham.

Tentang Trauma Masa Kecil

Tulisan hari ini masih ada hubungannya dengan ngomongin kdrama. Salah satu formula kdrama itu dalam ceritanya tokoh utamanya punya pengalaman masa kecil yang kurang menyenangkan. Beberapa kdrama terakhir yang saya tonton, selalu aja ada unsur si tokoh tidak punya memori sebelum umur tertentu. Ada yang efeknya jadi terpecah kepribadiannya, ada juga yang sering diganggun mimpi buruk, ada juga yang karena lupa sama sekali dia jadi pribadi dewasa yang baik-baik saja dan ceria.

Dari nonton kdrama dan cara mereka mendramatisir trauma masa kecil ini (ada yang umur 5 tahun, 7 tahun, atau bahkan 15 tahun). Saya terkadang jadi mikir sendiri. Bersyukur saya tidak mengingat punya trauma apapun di masa kecil, tapi kadang jadi bertanya-tanya, apa saya termasuk kategori melupakan hal-hal yang tidak menyenangkan dan hanya mengingat yang menyenangkan saja? Saya tidak bisa mengingat semua hal dengan detail dari masa kecil saya. Saya tidak ingat umur berapa saya mulai bisa naik sepeda, saya tidak ingat siapa saja nama teman bermain saya waktu masih kecil, tapi saya ingat saya dulu sering nangkapin ikan kecil-kecil diparit depan rumah hahahaha.

Respon terhadap trauma masa kecil yang saya suka dari kdrama adalah kalau mereka tidak berlama-lama dalam mode sedih, marah atau mempersalahkan orang lain. Saya lebih suka kalau ceritanya tokohnya bisa tetap bersyukur dengan keadaan sekarang walaupun masa lalunya mungkin menyedihkan. Tidak cuma di film, dalam kehidupan ini pun saya berusaha untuk tidak terlalu terpaku dengan apa yang sudah lewat dan sudah terjadi dan tetap bersyukur untuk hari ini, waktu ini, sekarang ini dan berharap hari esok dan masa depan bisa lebih baik lagi.

Jadi ingat dengan buku 10 aturan dalam hidup. Katanya hidup ini adalah pelajaran yang tidak ada habisnya. Kita akan mendapatkan pelajaran yang sama terus menerus sampai kita lulus dari pelajaran tersebut dan setiap pelajaran itu tidak bisa diskip tapi harus diselesaikan. Mungkin yang namanya trauma itu seperti pelajaran yang belum lulus juga, dan kita dinyatakan lulus kalau sudah bisa menerima dan move-on dari hal yang kita anggap trauma.

Ah ini tulisan random bener ya, bukan tulisan dari ahli-nya soal trauma hehehe. Tapi kalau dipikir-pikir, kalau kita merasa hidup ini gak maju-maju karena sesuatu di masa kecil/masa lalu, ada baiknya juga kita selesaikan dulu dan berdamai dengan masa lalu. Kalau memang kita merasa ada andil orang lain yang membuat kita jadi trauma, mungkin bisa dicoba dengan jurus memaafkan dan melupakan. Teorinya gampang yaaaa, tapi ya sebenarnya daripada kita terus menerus dalam lingkaran trauma, bukankah memaafkan itu lebih baik dan supaya kita bisa move-on juga? Kalau udah dimaafkan ya udah dilupakan, jangan tiap ada masalah kembali ke reffrein kayak lagu.

Kalau dari contoh kdrama, sepertinya tidak ingat dengan pengalaman kurang menyenangkan itu merupakan anugerah. Dengan tidak ingat dan lupa, kita tidak mengalami mimpi buruk dan tidak terus menerus dalam lingkaran masalah. Tapi ya kalau memory buruknya muncul lagi, ya diselesaikan dan menerima hal yang sudah terjadi tidak bisa diubah lagi, yang bisa kita lakukan itu ya untuk hari ini, untuk sekarang ini dan demi masa yang akan datang.

Kalau level traumanya memang sudah sangat mengganggu sampai kita merasa depresi dan tidak bisa bekerja dengan baik, sebaiknya cari bantuan ke profesional. Trauma dan depresi itu gangguan yang tidak bisa dianggap enteng dan gangguan kesehatan yang serius. Memaafkan dan move-on itu tidak selalu gampang, kadang kita butuh bantuan profesional untuk menemukan cara memaafkan dan move-on.

Udah tulisannya segini dulu, buat teman-teman di Indonesia yang sedang merencanakan mudik dan atau liburan, hati-hati di perjalanan dan selamat melepas rindu dengan keluarga dan handai tolan.