Chiang Mai Night Safari Carnival

Setiap akhir pekan minggu ke-2 bulan Januari diperingati sebagai Hari Anak di Thailand. Tapi sejak pandemi di tahun 2021, acara ini ditiadakan dan anak-anak pun hanya bisa di rumah saja. Beberapa tempat sih masih akan tetap memberikan tiket gratis masuk untuk anak-anak atau potongan harga, tapi kegiatan yang biasanya sangat meriah dan ramai oleh anak-anak tidak terlalu banyak.

Tahun ini kami juga memilih di rumah saja di hari Anak, tapi kemarin saya membaca tentang adanya kegiatan Carnival di Chiang Mai Night Safari. Kegiatannya berlangsung di bagian luarnya, jadi tentu saja tidak perlu membayar tiket masuk, dan kegiatan ini berlangung mulai tanggal 8 Januari – 21 Januari 2022.

cm night safari carnival

Kemarin sore, kami iseng bersengaja ingin melihat Carnival. Tujuan utama sih mau sekalian nyari makan sore. Sepertinya kegiatan ini merupakan usaha pemerintah setempat untuk menggiatkan pariwisata. Tentunya, karena pandemi belum benar-benar berlalu, ada beberapa hal yang harus dipatuhi untuk bisa masuk ke lokasi.

Lanjutkan membaca “Chiang Mai Night Safari Carnival”

Piknik ke Rumah Soekarno di Chiang Mai

Beberapa tahun tinggal di Chiang Mai, baru hari ini berkesempatan piknik ke taman hutan yang tak jauh dari kota dan memiliki sebuah rumah bernama Soekarno House. Letaknya sangat dekat dengan Kuil Suthep yang berada di Doi Suthep (gunung Suthep), yang terlihat dari kota Chiang mai.

Rumah tersebut memang merujuk ke nama Presiden pertama RI. Jadi, ketika mengetahui ada rumah Soekarno dan tempatnya bisa asik untuk piknik, kami pun menyetujui ajakan piknik dari beberapa teman Indonesia yang punya anak kecil dan sudah beberapa lama tinggal si kota ini.

Hari Sabtu, 4 Desember 2021, cuacanya juga mulai lebih dingin dari biasanya. Musim dingin mulai semakin terasa. Matahari bersinar cerah, tapi udaranya dingin. Kombinasi yang baik untuk jalan-jalan ke alam terbuka.

Suhu Chiang Mai mulai dingin
Lanjutkan membaca “Piknik ke Rumah Soekarno di Chiang Mai”

Night Safari Chiang Mai (Dulu dan Masa Pandemi)

Ternyata punya draft ini sejak tahun 2018 dan belum jadi juga dituliskan. Padahal, Chiang Mai Night Safari ini salah satu tempat yang selalu saya rekomendasikan untuk dikunjungi oleh setiap yang datang atau bertanya tentang Chiang Mai.

chiang mai night safari
Chiang Mai Night Safari di sore hari
Lanjutkan membaca “Night Safari Chiang Mai (Dulu dan Masa Pandemi)”

Catatan Jalan-jalan di Long Weekend

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan tentang staycation pertama kami. Tanpa disadari, tahun lalu, di akhir pekan yang sama kami juga berlibur di dalam negeri Thailand. Bedanya, tahun lalu kami pergi ke Phuket dan menginap beberapa malam. Kemarin, karena tujuannya masih dekat dari rumah, kami sengaja menginap 1 malam, bersantai di penginapan dan sebelum pulang ke rumah barulah berjalan-jalan ke tempat wisata di sekitar tempat menginap.

Sarapan, telat dikit gpplah, namanya liburan

Setelah lelah berenang di hari sebelumnya, kami tidur awal dan akibatnya anak-anak bangun kepagian! Jam 6 pagi mereka sudah bangun. Rencana awal, mau berenang dulu di pagi hari. Tapi anak-anak sudah kelaparan, jadi kami mengubah rencana untuk sarapan sebelum berenang. Tapi ternyata restorannya baru buka jam 8 pagi. Restorannya juga tipe pesan dulu baru disiapkan. Alhasil, sekitar jam 8.30 baru bisa menikmati sarapan pagi. Untuk yang biasa sarapan jam 8 pagi, perbedaan 30 menit ternyata cukup terasa, hehehe.

Lanjutkan membaca “Catatan Jalan-jalan di Long Weekend”

Staycation Pertama Kami

Sebenarnya ide staycation alias nginep di tempat yang cuma beberapa kilometer dari rumah tidak pernah menarik buat saya. Tapi, setelah terjadi pandemi dan Thailand aman kembali, baiklah kita membantu menggerakkan roda ekonomi sambil menyenangkan hati anak-anak.

Jonathan baru saja menyelesaikan semua pelajaran homeschooling kelas 4 nya, sebelum mulai kelas 5, kami memutuskan untuk memberi hadiah berupa liburan yang tidak terlalu jauh dari rumah. Lagipula perjalanan ke Bangkok yang kami lakukan akhir bulan Juni tidak bisa dianggap liburan, karena fokusnya ya urus passpor saja.

Hari yang cerah, selesai makan siang kami berangkat naik mobil

Tujuan liburan kali ini beneran dekat dari rumah. Menurut Google Map cuma sekitar 40 km dari rumah, tapi karena macet ya hampir 1 jam di jalan.

Menginap di tengah sawah

Salah satu kelebihan tinggal di Chiang Mai, tidak jauh dari rumah masih banyak sawah dan daerah yang serasa di kampung halaman. Tapi, karena kami tidak berniat ikut bercocok tanam, ya tentunya mencari penginapan yang walau lokasi suasana desa, tapi fasilitas modern. Wifi dan kolam renang, selain rumah yang kokoh dengan kamar mandi yang bersih tentu saja syarat utama.

Lanjutkan membaca “Staycation Pertama Kami”

Chiang Mai Crafts Week 2020

Gak terasa, sudah setahun lalu ke acara Chiang Mai Crafts Week. Hari ini Kamis 6 Februari sampai hari Minggu tanggal 9 Februari 2020 berlangsung acara yang sama, Chiang Mai Crafts Week ke-5. Setelah membaca buku Show your Work, saya bisa lebih menghargai semangat acara crafts week ini. Apalagi teman-teman di komunitas merajut lokal ada yang ikut berjualan/pamer hasil karya di acara ini.

Acara tahun ini berbeda lokasinya dengan tahun-tahun sebelumnya. Mungkin karena semakin banyaknya peserta yang ikut pamer karya dan juga demi kenyamanan pengunjung, maka panitia mencari lokasi yang lebih besar dan lebih gampang untuk urusan parkir buat orang-orang yang ingin melihat-lihat. Acaranya diadakan di Promenada Mall. Sebuah mall yang biasanya sepi, tapi punya tempat parkir yang sangat luas.

Lanjutkan membaca “Chiang Mai Crafts Week 2020”

Polusi dan Cuaca di Chiang Mai Februari 2020

Minggu lalu udara Chiang Mai tiba-tiba sangat dingin, dan beberapa hari ini mulai terasa panas lagi. Polusi udara tidak juga berkurang dan bahkan ada hari-hari di mana matahari terasembunyi dibalik kabut asap. Saya ingat, tahun lalu awal Februari masih tidak sepanas ini.

Hampir setiap hari polusinya ya begini

Akhir pekan ini, mulai hari Jumat sampai Minggu akan ada festival bunga di Chiang Mai 2020 yang merupakan kegiatan tahunan. Biasanya akan banyak sekali turis datang ke Chiang Mai untuk melihat acara ini.Taman kota juga sudah ditutup sejak minggu lalu untuk dihias dan mempersiapkan tempat acara akhir pekan ini.

udara akan semakin panas sampai akhir pekan ini

Biasanya, saya cukup semangat merencanakan melihat festival bunga ini walaupun sudah beberapa tahun tidak melihat paradenya. Paling tidak ya jadi kegiatan untuk melihat mobil hias dan juga bunga yang disusun di taman bunga. Saya ingat, festival bunga tahun lalu mama saya menyempatkan melihat event ini sebelum pulang ke Medan. Tapi tahun ini sepertinya ada keragu-raguan untuk melihat festival bunga.

selfi pake masker hehehe

Selain karena prakiraan cuaca yang sepertinya akan lebih panas dari beberapa hari ini, polusi udara juga mengurangi niat untuk berjalan-jalan di tengah keramaian. Bisa saja berjalan-jalan menggunakan masker dengan filter terhadap pm 2.5, tapi sepertinya kurang seru foto-foto pake masker begini hehehe.

Untuk mengakali cuaca panas, sebenarnya bisa saja pergi ke festival bunganya agak pagi. Tapi kita lihat saja bagaimana kondisi udara di hari Jumat sampai Minggu nanti. Kalau tiba-tiba udaranya bersih, bisa juga dipertimbangkan lagi untuk datang ke festival bunga.

Saya agak heran sebenarnya kenapa tahun ini polusi di Chiang Mai mulai sangat awal, biasanya juga mulai di akhir Februari. Padahal saya yakin banyak yang tertarik untuk liburan ke Chiang Mai untuk menghadiri festival bunga ini. Semoga tahun-tahun mendatang polusi di Chiang Mai tidak terulang lagi (walaupun ini menjadi harapan di setiap tahunnya).