Perang Cyber dan Hacker Indonesia

Beberapa hari yang lalu China melarang security researchernya untuk mengikuti kompetisi pwn2own dan sejenisnya di luar negaranya.  Ini bisa jadi suatu awal yang gawat untuk dunia keamanan cyber baik secara umum, dan juga untuk Indonesia.

Saya mau mundur sedikit: apa sih pwn2own itu? Ini adalah kompetisi hacking di mana hacker diminta menjebol device dengan software terbaru dengan bug yang belum pernah diketahui orang lain sebelumnya (zero-day). Pemenangnya mendapatkan devicenya dan hadiah puluhan sampai ratusan ribu USD (ratusan juta hingga milyaran rupiah).

Bug

Secara singkat: beberapa bug ini memungkinkan orang mengambil alih ponsel, tablet, dan bahkan mobil (mobil pintar) dari jauh tanpa interaksi dari user.  Ini bukan bug kacangan seperti XSS atau SQL injection di website.

Supaya lebih jelas lagi akan saya jelaskan dengan salah satu contoh pemenang  di tahun 2017 lalu dari kategori Mobile. Salah satu team dari China bisa membuat exploit, sehingga jika  iPhone dengan iOS terbaru (waktu itu versi 11.1) yang melakukan koneksi ke access point tertentu (yang mereka kuasai) maka iPhone tersebut bisa diambil alih, artinya mereka bisa menginstall sebuah aplikasi di iOS tanpa ketahuan dan aplikasinya bisa melakukan apa saja termasuk juga menyadap komunikasi, mencuri data dsb (tanpa ketahuan), dan aplikasinya tetap berjalan setelah ponselnya direstart.

Perhatikan: pemilik ponsel bahkan tidak perlu masuk ke website tertentu, cukup konek ke sebuah access point WIFI.  Dalam banyak kasus, pemilik ponsel bahkan tidak perlu melakukan apapun karena ponsel biasanya auto connect ke jaringan WIFI yang sudah dikenal (artinya attacker cukup membuat nama WIFI yang sama dengan yang sudah pernah dikunjungi korban, misalnya WIFI di Starbucks)

Jika eksploit ini ada di tangan orang jahat, hanya dengan koneksi ke WIFI sebuah cafe, mereka bisa menginstall software yang selalu berjalan di latar belakang. Seorang mata-mata akan dengan mudah mengambil rahasia negara jika orang tersebut memakai iPhone.  Ini bukan kisah fiksi, tool seperti ini sudah dipakai oleh agensi pemerintah.

Takut memakai WIFI? Team lain bahkan bisa menemukan bug di baseband processor dan melakukan baseband attack (dalam kompetisi tersebut yang berhasil dijebol adalah baseband pada Samsung S8). Di dalam sebuah ponsel ada baseband prosessor yang melakukan komunikasi dengan jaringan operator. Jika serangan dilakukan dengan cara ini, maka bahkan jika WIFI mati, asalkan ponsel melakukan koneksi ke BTS maka tetap bisa diambil alih. Secara otomatis ini koneksi akan dilakukan, meskipun pada BTS tidak dikenal karena dibutuhkan untuk fitur emergency call pada ponsel.

Untuk menemukan dan mengeksploitasi bug seperti ini dibutuhkan pemahaman sangat mendalam dari mulai paket data WIFI, sistem operasi (dalam kasus ini iOS sampai level model security yang dipakai, bukan memakai iOS-nya), assembly (dalam kasus ini Arm 64 bit),sampai pembuatan aplikasi iOS (bagian payload-nya).

Untuk memberi gambaran betapa sulitnya mencari dan mengeksploitasi bug level WIFI, silakan baca posting dari team Google Project Zero, mereka menuliskan tiga bagian artikel ekpsloitasi WIFI di device iOS (silakan baca bagian pertama, kedua, dan ketiga). Bagi yang sudah sering ikutan CTF dalam level eksploitasi, pasti akan sedikit paham isi tulisan itu, tapi kebanyakan yang mengaku “hacker” hanya akan bisa bengong.

China

Saat ini team dari China  memiliki kemampuan hacking yang sangat bagus. Tahun lalu semua top 5 di kompetisi pwn2on adalah dari China. Bukan cuma di kompetisi pwn2own, tapi team dari China juga terkenal dalam berbagai kompetisi lain. Continue reading “Perang Cyber dan Hacker Indonesia”

Sekarang Windows sudah (lebih) gampang

Ketika membaca lagi posting lama saya, saya menemukan tulisan Siapa Bilang Windows itu Gampang?, yang saya tulis tahun 2009. Sekarang keadaan sudah cukup berubah menjadi lebih baik.

Sudah ada package manager yang namanya chocolatey sejak sekitar 2012. Sekarang saya tak perlu pusing mendownload, menginstall, dan mengupdate software. Misalnya saya butuh virtualbox, saya cukup mengetikkan:

choco install virtualbox

Dulu, setiap kali Windows menampilkan dialog “Finding Solution”, atau “Searching Driver Online”, saya sudah pesimis, dan biasanya solusinya tidak berhasil dan drivernya tidak ketemu. Sekarang proses mencari solusi dan mencari driver sudah benar-benar jalan. Bahkan ketika saya beli Clone Arduino dari China, ketika saya colok, dia mencari drivernya online, ketemu, dan langsung berjalan lancar.

Antivirus sekarang sudah built ini di Windows, dan tidak terlalu membebani sistem lagi.

Waktu saya menulis posting sebelumnya, saya belum terlalu mencoba powershell. Saya sempat mencoba powershell 1.0 dan masih ada banyak keterbatasannya, tapi semakin lama powershell ini semakin powerful, dan cukup bagus untuk scripting.

Mengenai beberapa software yang saya komplain sebelumnya, sebagian besar sudah lebih baik. PDF Reader sudah built in, Office saat ini bisa didapatkan dengan harga terjangkau, bahkan Internet Explorer sudah cukup baik untuk browsing sehari-hari. Untuk masalah development, saat ini microsoft memberikan Visual Studio Community Edition gratis.

Beberapa hal memang masih kurang nyaman (misalnya kadang butuh reinstall software ketika pindah harddisk, untung ini tidak sering saya lakukan). Mengenai konfigurasi secara remote, server ssh dari Bitvise sudah bagus, dan kalau butuh akses remote, saya bisa memakai TeamViewer.

Saya merasa saya adalah orang yang reasonable, saya tidak fanatik teknologi tertentu, jika ada teknologi yang bagus, saya akan mencoba dan berpindah jika memang suka. Saat ini saya cukup suka memakai Windows sehingga mau memakainya di laptop sebagai OS default, sementara di desktop saya masih dual boot Windows/Linux.

Produk Apple

Komputer pertama saya adalah Apple II, jadi saya sudah lama memakai produk Apple. Saya juga sempat memakai notebook apple ketika masih memakai Power PC (waktu itu namanya adalah Apple iBook, beda dengan software Apple iBooks ya). Saya membeli Macbook generasi pertama tak lama setelah keluar. Saya yang menyarankan semua komputer di kantor memakai produk Apple (dan sampai sekarang di kantor masih memakai Apple). Saya punya iPod Nano generasi kedua, dan sekarang juga masih punya iPod Touch, iPad, iPhone 5s, MacBook Pro, dan Mac Mini.

2874448573_84f2871238_b

Meski saya cukup suka produk Apple,saat ini saya mulai menghindari banyak produk Apple.

Hal pertama yang saya tidak suka dari produk Apple adalah harga. Dari dulu harganya memang cukup mahal, tapi sekarang ini untuk kategori tertentu (misalnya kategori laptop) harganya sudah berlebihan. Contoh: MacBook Pro (non retina) sekitar 15 juta, memorinya masih 4 GB, Masih Core i5, HD 500 GB. Sedangkan laptop Windows saya harga sekitar 7 juta, sudah Core i7, HD 1 TB memorinya mudah diupgrade, harddisknya juga, bahkan saya bisa memakai mSata 256 GB SSD + 1 TB HDD.

Saya cukup senang ketika Apple masih membolehkan kita mengupgrade komponen sendiri, karena upgrade memori atau HDD bisa kita lakukan dengan lebih murah (karena dari vendor lain, atau karena kita mengupgrade 1 tahun setelahnya, sehingga harganya sudah turun).

Continue reading “Produk Apple”

Bahagia

Seperti biasa: kadang mau menuliskan kisah bahagia, tapi takut dua hal: pertama kadang takut kalo kebahagiaan yang diceritakan tidak bertahan lama, dan yang kedua: kebahagiaan yang diceritakan akan membuat orang lain iri. Tapi selalu ingat dua hal juga: justru harus dituliskan/diceritakan biar kita ingat kebahagian yang pernah diberikan pada kita (andaikan keadaan berubah), dan tidak perlu khawatir pikiran orang (jangan cuma berbagi kesedihan dan hal yang gak baik yang kita terima).

Semalam sebelum tidur, saya bermain Cut the Rope 2 bersama Jonathan menggunakan tablet Android di tempat tidur. Wajahnya kelihatan sangat bahagia waktu bermain bersama saya, terutama ketika berhasil menyelesaikan sebuah level. Kadang-kadang kami hampir berhasil menyelesaikan sebuah level, dan di langkah terakhir gagal, dan dia akan tertawa-tawa, penuh dengan ekspresi lucu. Jonathan sangat ekspresif, kadang-kadang berdiri atau lompat atau berpegangan pada saya kalo ada hal-hal yang seru di film atau game.

Jonathan juga sudah mulai berebutan memainkan tabletnya, tapi caranya masih halus, tidak kasar dan tidak dengan tangisan. Rasanya semalam saya merasakan lagi bahagia seperti anak kecil yang bermain dengan saudaranya. Andaikan semalam adalah malam Sabtu, mungkin kami akan bermain sampe malam.

Kami sangat beruntung karena Jonathan anak yang tidak rewel, tidak tantrum, dan sejauh ini dia tidak mudah kecewa. Misalnya saya gagal mendapatkan tiga bintang setelah beberapa kali mencoba, dia yang bilang “its ok papa, yuk coba yang lain”. Saya merasa sangat bahagia dan beruntung bisa bermain dengan Jonathan beberapa jam tiap hari (dan full di weekend, kecuali jika saya ada kerjaan ekstra).

Katanya akan datang nanti usia di mana anak-anak mulai melawan, atau mulai menjauh dari orang tua, tapi saat itu masih lama, dan semoga tidak terjadi, untuk saat ini kami sangat menikmati waktu-waktu bersama Jonathan. Sekarang adalah usianya di mana dia sangat memperhatikan dunia sekitar dan suka berinteraksi dengan kami. Misalnya ketika Risna akan membeli dua batere untuk mainannya (buku dengan musik), Jonathan langsung mengingatkan: mama, mainannya baterenya ada tiga.

Reddit

Dulu situs kesukaan saya adalah Slashdot, tiap pagi membuka situs ini seperti membaca koran. Terus sebelum Digg jadi situs yang jelek, saya sempet juga suka Digg. Tapi akhirnya saya jadi rajin mengunjungi Reddit sejak beberapa tahun yang lalu. Kadang-kadang saya mengunjungi situs Indonesia (kaskus), tapi reddit jadi tujuan utama tiap hari.

Sebenarnya apa sih reddit itu? Ini merupakan situs di mana orang bisa mengirimkan berita dan berkomentar, bisa mengirimkan konten baru (komik, cerita, dsb) dan orang-orang bisa mengomentari, atau sekedar pertanyaan, dan orang-orang bisa menjawab. Karena ada banyak topik di dunia ini, reddit dibagi menjadi banyak subreddit, dari mulai yang konyol sampai yang super serius, dari mulai seni sampai pornografi. Sayangnya bagian terakhir itu yang membuat reddit diblokir di Indonesia, padahal kebanyakan reddit isinya positif.

Saya akan paparkan beberapa hal menarik yang saya temui di Reddit.

Pertama yang saya suka adalah AMA (Ask Me Anything), di http://reddit.com/r/IAmA. Di sini ada banyak artis, tokoh terkenal yang datang, dan orang-orang bisa bertanya apa saja . Misalnya Presiden Obama sempat datang, dan pertanyaaan yang muncul ada yang sangat serius, sampai yang kocak (misalnya: “What’s the recipe for the White House’s beer?”). Contoh tokoh lain yang pernah datang bisa dilihat di bagian Top di subreddit IAmA (contoh: Bill Gates, Snoop Lion, Arnold Schwarzenegger, dll).

Hal yang saya suka berikutnya adalah ELI5 (Explain Like I’m Five), di mana orang bisa bertanya apa saja, dan akan dijelaskan dengan cara sederhana. Pertanyaannya bervariasi, dari mulai soal fisika seperti Why Does Light Travel? (kenapa cahaya itu bergerak, kenapa nggak diem aja?), soal binatang, seperti Why can an animal poop and not wipe and be perfectly fine, but a human must wipe or endure “the rash from hell?”, sampai pertanyaan yang sifatnya politis.

Kalau mau lebih serius lagi, ada /r/askscience yang mengasumsikan Anda punya background di bidang yang Anda tanyakan. Kalau sedang bosan dengan hal serius, ada juga subredit versi bercanda, namanya r/shittyaskscience yang ikonnya lucu:

science

Saya suka membaca (tidak melihat-lihat gambar), dan ada subreddit yang saya suka: /r/shortscarystories/ yang penuh cerita seram (dan singkat). Ada juga /r/nosleep yang penuh cerita seram (tapi biasanya panjang).

Kalau sedang malas membaca, saya bisa melihat-lihat gambar di /r/pics. Supaya enak browsing dan melihat-lihat posting yang ada, ada plugin yang namanya Reddit Enhancement Suite. Ini ada banyak fiturnya, misalnya membuat link baru “View Images” supaya kita tidak perlu mengexpand satu persatu gambar yang ada di sebuah subreddit. Kebanyakan konten yang ada di 9gag.com muncul beberapa hari sebelumnya di reddit.

pics

Selain untuk hiburan, ada banyak subreddit yang saya ikuti misalnya /r/programming untuk masalah programming, /r/parenting untuk parenting, /r/books untuk info mengenai buku. Bahkan ada beberapa yang sangat spesifik, misalnya subreddit untuk /r/raspberrypi dan /r/arduino yang spesifik membahas Raspberry dan Arduino.

arduino

Ada juga subreddit lokal per negara (misalnya /r/indonesia) dan per kota, tapi saya agak jarang mengikutinya (dan biasanya kurang aktif subredditnya).

Meski sudah lama di reddit (menurut profile page saya: 7 tahun), saya nggak mengikuti semua cerita dan drama yang ada di reddit, biasanya saya akan mengecek /r/OutOfTheLoop/ Jika ada pembahasan yang membuat saya bingung.

outoftheloop

Sayang sekali reddit diblock di Indonesia, padahal banyak konten yang menarik di sana.

Pasangan Hidup

Mungkin cara pandang saya terlalu sederhana atau terlalu ideal dalam hal mencari pasangan hidup. Atau mungkin saya orang yang sangat beruntung menemukan pasangan hidup yang ideal. Bagi saya, pasangan hidup saya adalah semuanya: sahabat, orang yang sepadan untuk saya ajak diskusi, orang yang terdekat bagi saya, orang yang bisa saya percaya sepenuhnya, dalam hal keuangan, rahasia dan semuanya. Secara singkat: saya berbagi hidup dengan orang tersebut.

Pasangan hidup saya adalah orang yang berusaha saya kenal. Saya mendengarkan semua kisahnya, bukan cuma kisah yang baru, tapi juga kisah hidupnya sewaktu dirinya masih kecil. Saya berusaha mengenal apa warna kesukaannya, apa makanan favoritnya, ketika makan indomie, apakah suka yang lodoh atau dimasak sebentar saja. Saya juga mengenal teman-temannya (minimal namanya, kalau bisa tahu fotonya). Saya juga memperkenalkan teman-teman saya (minimal namanya).

Pasangan saya selalu tahu, saat ini saya sedang di mana, dan sayapun tahu dia ada di mana. Saya membaca tiap tulisannya dan dia pun membaca tulisan saya, baik itu di blog maupun facebook. Kami saling tahu password satu sama lain, tapi hanya akan memakainya jika diperlukan.

Kami berdua tahu berapa tepatnya uang di tabungan kami, dan bagaimana rencana kami dalam membelanjakan uang tersebut. Waktu kami masih pacaran dulu, kami sudah membicarakan segala macam rencana masa depan, rencana pernikahan, ingin punya anak berapa, dan semua ekspektasi lain dalam pernikahan.

Saya beruntung bertemu dengan Risna karena kami memiliki banyak kesamaan. Mulai dari latar belakang pendidikan yang sama sehingga kami bisa ngobrol soal teknologi (atau kadang ngobrol dengan bos kami), sampai selera film yang banyak beririsan (suka action, misteri, komedi, horror). Memiliki selera makanan yang banyak sama (jadi tidak sulit mencari tempat makan yang kami sukai).

Jika dilihat dari awal, banyak hal yang berbeda, tapi seiring waktu menjadi sama. Sebagian kebiasaan saya menjadi kebiasaan pasangan, dan juga sebaliknya, atau kadang ada titik temu yang bisa kami terima.

Memiliki banyak hal yang sama tidak berarti hidup jadi membosankan. Ada cukup banyak hal berbeda yang kami jalani yang cukup jadi bahan percakapan setiap hari. Mulai dari hobi yang berbeda, teman-teman dan aktivitas yang berbeda.

Dan setiap kali saya mendengar “bosan pada pasangan”, ini yang terpikir oleh saya: apakah Anda punya makanan yang tidak pernah bosan Anda makan, film yang tidak pernah bosan Anda lihat, musik yang tidak pernah bosan Anda dengar, tempat (atau website) yang tidak pernah bosan Anda kunjungi, hobi/aktivitas yang tidak pernah bosan Anda lakukan? kalau Anda punya hal-hal yang tidak pernah membuat Anda bosan, apakah pasangan Anda itu kurang dari hal tersebut, sehingga membuat Anda bosan?

Meski kedengaran seperti kisah romantis dari film, kami sangat praktis. Jika pasangan saya terlalu capek untuk masak sarapan, saya akan masak. Jika kami berdua terlalu capek, kami makan di luar. Kami tidak selalu makan bareng, bahkan ketika janji makan bareng pun, tidak apa-apa yang satu memulai lebih dulu jika sudah lapar.

Awalnya sebenarnya saya lihat pandangan hidup saya itu wajar-wajar saja, tapi ternyata tidak demikian. Banyak suami istri yang ternyata jarang ngobrol, saling menyimpan rahasia terhadap yang lain. Banyak yang saling merahasiakan gaji terhadap pasangan. Banyak pasangan yang punya sedikit sekali hal yang “in common”, jadi sulit untuk ngobrol sehari-hari. Aneh sekali rasanya bagi saya kalau seseorang mau bercerita pada sahabatnya, tapi tidak pada pasangan hidupnya.

Hal yang tidak saya mengerti dari orang-orang tersebut adalah: jadi sebenarnya apa tujuan memiliki pasangan hidup kalau bukan untuk berbagi hidup?

Tablet dan anak-anak

Sebenarnya tulisan ini serupa dengan tulisan yang dulu mengenai: TV dan Tablet untuk anak-anak, tapi isinya sedikit berbeda terutama setelah baru pulang dari Indonesia dan melihat bagaimana orang tua lain memakai tabletnya.

Banyak orang sangat khawatir dengan televisi untuk anak-anak. Beberapa kekhawatiran banyak orang adalah: televisi membuat anak jadi pasif, program di televisi tidak mendidik, banyak iklan yang tidak bagus untuk anak-anak. Meski tahu efek buruk televisi, banyak orang membiarkan anak-anaknya di depan televisi supaya diam, daripada mengganggu orang tua.

Di sini kami jarang sekali melihat acara siaran televisi, dan ketika kami pulang, kami bisa melihat bahwa itu benar. Acara di televisi kebanyakan untuk dewasa, dengan bahasa dan kelakuan yang tidak baik untuk ditiru anak-anak. Acara televisi untuk anak-anak sangat penuh iklan: ketika melihat Doraemon, sekitar 10 menit film diikuti 10 menit iklan, ada beberapa belas iklan, hampir semuanya produk makanan untuk anak-anak (yang kurang sehat).

Tapi sekarang ada kekhawatiran baru dari para orang tua: tablet. Tablet bisa berfungsi seperti televisi (memutar film), dan juga bisa untuk bermain game. Dalam pembahasan ini, tablet atau smartphone akan saya sebut saja sebagai “tablet” (karena fungsi “telepon” biasanya tidak akan dipakai). Saat ini di Indonesia dan Thailand saya lihat hampir di semua tempat anak-anak memegang/memandangi/bermain tablet.

Tablet ini bisa lebih baik dan lebih buruk dari televisi. Televisi akan ditinggal ketika pergi keluar rumah, sedangkan tablet dibawa ke mana-mana. Dengan televisi: anak pasif di rumah di depan TV, tapi setidaknya di luar rumah masih harus melakukan aktivitas fisik.

Jika kita mendownloadkan film untuk anak-anak di tablet (atau membeli filmnya), maka akan bebas dari iklan dan filmnya bisa dipilih yang mendidik. Tapi sebagian orang tua membiarkan anak-anak membuka Youtube sendiri, sehingga bisa berkelana ke berbagai video yang tidak baik (atau membuka iklan yang tidak pantas).

Ada ratusan ribu game dan aplikasi yang bisa didownload/beli untuk anak-anak. Sebagian game yang gratis penuh iklan (yang sering tidak sengaja akan terklik). Sebagian game sama sekali tidak mendidik dan membuat anak kecanduan main. Tapi jika orang tua mau mencari tahu, ada juga ribuan aplikasi dan game yang bagus dan mendidik. Banyak game dibuat oleh tim ahli dalam edukasi atau oleh orang-orang yang tahu benar kebutuhan seorang anak.

Meskipun televisi bisa berdampak buruk, tapi tidak selalu demikian. Orang tua saya dulu tahu membatasi saya, dan saya sadar acara apa yang bagus dan tidak bagus untuk ditonton. Saya belajar bahasa Inggris dari Sesame Street (dan itu cukup untuk saya, saya tidak pernah ikut kursus bahasa Inggris). Saya belajar banyak hal dari acara-acara edukasi di TPI.

Sekarang dalam urusan tablet, orang tua harus lebih aktif: mencari tahu aplikasi apa saja yang bagus untuk anak-anak (bagian “Top” di appstore hanya berisi aplikasi populer umum), lalu mencoba memainkan berbagai permainan (supaya tahu apakah ada konten yang tidak sesuai). Orang tua juga perlu menyeleksi tontonan anak, dan perlu tahu cara membatasi pemakaian tablet (perlu mengerti berbagai restriksi yang bisa diterapkan di setting tablet).

Orang tua juga perlu tanggap dalam melihat interaksi anak dengan tabletnya. Sebagian anak (seperti Jonathan) menirukan banyak kata di tablet ketika mendengarkan (“awesome”, “excellent”, “try again”), sebagian anak malah menjadi pasif. Sebagian interaksi dalam game perlu diajarkan. Contohnya ketika main game kereta api dari Lego, Jonathan bingung ketika harus menggambar path kereta. Beberapa anak ketika bingung akan berpindah ke game lain sehingga tidak belajar. Setiap kali kami melihat dia kesulitan di bagian itu, maka kami bantu berkali-kali sampai akhirnya dia mengerti apa yang harus dilakukan.

Jika digunakan dengan baik, tablet punya banyak sisi positif, tapi semua itu tergantung pada orang tua. Kami juga sangat setuju kalau terlalu banyak waktu di depan tablet kurang bagus, karena bagaimanapun juga aktivitas fisik yang dilakukan sangat minim.

Sebagai tambahan: saat ini kami jadi sering main Nintendo Wii lagi sebagai alternatif menonton film dan bermain tablet untuk Jonathan. Meskipun ini game elektronik, tapi “memaksa” kita untuk berdiri dan bergerak (menyeimbangkan diri, berlari, dsb) ketika bermain.