TV Tuner

Sejak beberapa bulan lalu untuk menghemat space di kamar kost yang semakin lama terasa penuh gue ganti TV gue dengan TV Tuner di komputer. Kebetulan TV Tunernya internal plus FM Tuner dan berhubung gue ga punya radio ya lumayanlah jadi bisa dengerin radio juga. Awalnya masang TV Tuner itu di komputer kok ya gambarnya burem2 gitu. Tapi lama-lama tinggal beberapa stasiun TV aja yang burem (misalnya TPI dan TVRI yang untungnya ga pernah juga gue tonton).

Belakangan ini baru gue sadari enaknya make TV Tuner, walau sampai hari ini gue masih gagal merekam acara TV (karena entah kenapa gue ga berhasil setting biar suara ikut kerekam) tapi dengan adanya TV Tuner di Komputer, gue bisa tetep nonton sambil ngetik ataupun online :D. Ternyata asik juga make TV Tuner internal, jadi bisa nonton tv yang rada kecil (windownya bisa di kecilin) denger gosip2 atau berita sambil chating atau mungkin sambil ngeblog 😀

Jadi TKI …

Iseng2 tadi gue nyasar ke sebuah web universitas di Malaysia, terus buka bagian lowongan kerja . Kaget juga di situ ternyata ada data gajinya segala. Pas gue itung2 jadi dosen di negeri tetangga ternyata gajinya mayan juga, rata-rata bisa sampai diatas 5 juta rupiah perbulan (itu yang paling murah digaji) bahkan kalo udah di posisi TOP bisa sampe 22 juta bow!. Bahkan untuk jadi satpam ataupun tukang parkir aja bisa dapat 1.3 juta rupiah perbulannya. Wah wah menarik juga. Sayangnya deadlinenya udah ditutup dan ga ada lowongan buat jurusan gue, kalo ga mungkin boleh juga tuh jadi TKI 😀 *tapi sebenernya gue ga memperhitungnya biaya hidup di Malaysia 😛 mungkin segitu juga ga ada artinya kalo hidup disana :P, namanya juga iseng*

SDN 060855

Kemarin gw pergi ke Bogor menghadiri sebuah seminar yang sebenernya agak jauh dari apa yang gue harapkan. Selesai acara…tiba-tiba salah seorang panitia yang gw kenal sebagai MC memanggil gue, dan berkata : “Maaf, kamu Risnawaty yah?” umm…gue ragu dan agak heran bilang :”iya”, terus dia serasa belum yakin bilang : “Risnawaty Saragih?” umm…gw semakin heran bilang “iya”, terus dia tersenyum mengembang dan bilang : “kamu dulu SD di 060855 ya”, nah…ini yang buat gw semakin terheran-heran, nama SD yang sebegitu panjangnya, mana mungkin ada yang tau selain orang yang pernah sekolah disana. Lanjutkan membaca “SDN 060855”

Roy Suryo dan Ibu Rumah Tangga

Ini kisah nyata (sebenarnya dah berniat untuk tidak menulis apa-apa lagi tentang Roy Suryo, tapi yang ini terlalu lucu untuk dilewatkan):

Beberapa waktu yang lalu, Roy Suryo mengirim surat pembaca ke banyak harian (aneka media nasional, termasuk tabloid wanita) yang menyatakan bahwa data friendster banyak yang palsu. Berikut ini kira-kira percakapan seorang ibu dengan anak (yang lulusan Informatika ITB) mengenai friendster

Ibu: Nak katanya kemarin dah nemu banyak saudara kita di friendster ya?
Anak: iya bu, jadi dah bisa kontak lagi dengan mereka
Ibu: Ati-ati lho, kemarin Ibu baca di tabloid wanita yang biasa Ibu baca kata Roy Suryo banyak data friendster yang palsu. Jangan-jangan saudara kita yang kamu temuin itu palsu?
Anak: ( duh gimana ya njelasinnya ….)

Hwa ha ha ha ha

Digital Fortress, Life Of Pi, e-Book di PDA

Barusan dah selesai baca Digital Fortress, seperti yang disarankan oleh mbak cepi dan setelah membandingkan beberapa review di Internet untuk memutuskan buku mana yang harus kubaca duluan. Dari segi cerita, buku ini cukup bagus, tapi ada banyak kesalahan fakta, bahkan yang sederhana (misalnya Dan Brown tidak tahu bahwa 1 karakter itu tidak sama dengan satu bit, jadi key sepanjang 64 bit mestinya hanya 8 karakter ASCII, atau bahkan kurang jika yang dipakai adalah encoding lain, misalnya UCS-2). Gaya ceritanya di buku ini lebih baik di banding dengan Da Vinci Code.
Lanjutkan membaca “Digital Fortress, Life Of Pi, e-Book di PDA”